Postingan

Makna Kehidupan dalam Organisasi

 Makna Kehidupan dalam Organisasi?* Oleh: Imam Qori @I_Q Bagi sebagian orang, berorganisasi itu sangat penting. Namun, bagi sebagian yang lain tidaklah begitu penting. Pada dasarnya, mau tidak mau, suka tidak suka, semua orang secara tidak sadar sudah tergabung dalam suatu kelompok organisasi tertentu. Saat seseorang terlahir ke dunia, secara otomatis dia sudah tergabung dalam suatu kelompok yang disebut dengan keluarga, di dalamnya terhimpun dari beberapa orang yang memiliki satu tujuan menggapai kehidupan yang sakinah, mawaddah  dan rohmah. Sebagaimana kelompok keluarga, Dalam suatu kelompok organisasi terkecil hingga terbesar sekalipun pasti melewati dinamika-dinamika sosial, etika dan lain sebagainya yang mengajarkan arti kehidupan. Kita tahu, dalam sebuah kelompok atau organisasi pasti dihadapkan dengan adanya perbedaan pendapat, ide dan gagasan yang mengajarkan kita pentingnya menghargai orang lain, memecahkan suatu masalah dengan baik, bahkan kita diajarkan pentingnya p...

SEJARAH KOPI

ASAL USUL KOPI (@I_Q) Mayoritas kaum laki-laki sangat akrab dengan kopi, tak mau ketinggalah juga kaum perempuan. Karena begitu akrabnya dengan kopi, hingga kopi dijadikan sebagai seruan dan ajakan untuk nongkrong bareng di siang hari, utamanya malam hari, yang dikenal dengan istilah “Ngopy”. Walaupun saat di warung minunya susu atau teh hangat. Lalu, apakah kita tahu asal usul kopi?. Dalam manuskrip “Rihlah Hadramiyah” yang ditulis oleh Habib Alwi bin Thahir Al-Haddad, Habib Abu Bakr bin Abdullah Al-Attas menuturkan bahwa awal mula kopi dijadikan minuman berlangsung   di masa Syekh Abu Hasan Ali   bin Umar As-Syadzili. Ketika itu Syekh Ali baru saja ditasbihkan (Dinobatkan) sebagai wali Qutub (Pemimpin Para Wali) di zamannya. Ditengah pelantikan dirinya, Syekh Ali merasa risau lantaran banyaknya orang yang diganggu jin. Kerisauan itu beliau curahkan kepada Nabi Khidir AS. Tatkala mereka berjumpa. Syekh Ali menuturkan: bagaimana bisa terjadi wabah di banyak Negeri dan ...

KEISTIMEWAAN AL-FATIHAH

KEISTIMEWAAN AL-FATIHAH Oleh: Imam Qori S uatu saat sahabat Nabi melakukan perjalanan dan mereka lewat di sebuah sumber mata air. Ternyata ada s a lah satu penduduk yang yang disengat hewan berbisa dan penduduk disekitarnya tidak ada yang mampu mengobatinya. . Kemudian ada salah seorang sahabat yang mengajukan diri untuk menyembuhkan dengan meminta imbalan sekawanan kambing. Setelah disetujui, sahabat tersebut menemui penduduk yang sakit dan membacakan surat Al-Fatihah, kemudian yang sakit itupun sembuh. Lalu, sahabat tersebut membawa kambingnya yang telah menjadi kesepakatan. Salah seorang sahabat bertanya kepada sahabat yang telah mendapatkan upah, “Apakah kamu mengambil upah atas nama kitab Allah?”. Setelah diskusi panjang, akhirnya mereka sepakat untuk menanyakan masalah tersebut kepada Nabi. Mereka menuju Madinah menemui Nabi dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengar kisah mereka, lalu Nabi bersabda “Sesungguhnya upah yang paling berhak untuk kamu ambil adalah ...

Tugas Tafsir dan Qurdist kelas X dan XI (Imam Qori)

Tugas Tafsir dan Qurdis kelas X dan XI (Imam Qori) Assalamualaikum... Untuk menghilangkan rasa penat karena kebanyakan istirahat di rumah, silahkan seraya mengerjakan tugas-tugas berikut: 1. QURDIST KELAS X: (1)  menyelesaikan soal evaluasi pada bab 6, 7 dan 8. (2) tuliskan dua hadist yg sudah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. 2. QURDIST KELAS XI: (1) menyelesaikan soal evaluasi pada bab 6, 7 dan 8. (2) jawablah soal berikut (termasuk yg manakah Kalian?. 1. Dzalimun Linafsih. 2. Muqtasid. 3. Sabiqun Bil Khoirot. Halaman 121.) Pilih satu dan berikan alasannya serta apa saja yg telah kalian lakukan.. 3. TAFSIR KELAS X: (1) menyelesaikan soal evaluasi pada bab 6, 7 dan 8. (2) mencari salah satu profil tentang 1. Buya Hamka penulis Tafsir Al Azhar. 2. Imam Jalaluddin As-Suyuti dan Imam Jalaluddin Al Mahalli, penulis tafsir Jalalain. 3. Ibnu Katsir, penulis tafsir Ibnu Katsir. 4 Quraiys Syihab, penulis Tafsir Al Misbah. 4. TAFSIR kelas XI Agama: (1) menyelesaikan soal ev...

Air Mata Keberkahan

Air mata keberkahan Semua orang pasti merasakan keluar air mata. Karena semua orang pernah sedih dan bahagia. Ada air mata karena sedih dan ada pula karena bahagia atau haru. Namun,  ada air mata yang jarang, bahkan tidak pernah dikeluarkan, itulah air mata yang membawa keberkahan. Air mata yang keluar saat berdzikir, memanjatkan doa dan membaca Al-Quran. Ada banyak teladan dari Nabi, sahabat dan para ulama', bagaimana beliau bercucuran air mata saat membaca Al-Quran. Pernah suatu saat Nabi menangis dalam sholat mulai setelah isyak hingga menjelang subuh, hanya karena meresapi suatu ayat yang artinya: "Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-Mu, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.” (QS. Al-Maidah: 118) Begitulah sikap yg seharusnya dilakukan saat membaca Al-Quran, suasana ayat yg dibaca tampak dalam hati dan jiwa. Menangis saat menjumpai ayat ancaman dan senyum gembira sa...

Dialah Ahlul Quran

Dialah Ahlul Quran. Betapa banyak hafalan ayat Quran yg hanya bertahan beberapa jam, menit bahkan beberapa detik saja. Kenapa demikian? Iya ... Al-Quran perlu kesetiaan kita, perlu kerja keras kita.  Karena yg paling layak menjadi ahlul Quran, dialah yg sungguh-sungguh dg al-Quran, belajar, menghafal dan melaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Terus menerus membacanya hingga al-Quran benar benar melekat dalam diri kita. Hadits diceritakan oleh Sahabat Abu Musa al-Asy’ari Radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Saw., beliau bersabda: “Peliharalah al-Qur’an ini. Demi jiwa Muhammad yang ada dalam genggaman-Nya, sungguh al-Qur’an lebih mudah lepas daripada (terlepasnya) seekor unta dari tambatannya.” (Muttafaqun ‘Alayh) Jika unta itu bisa terlepas dari tambatannya hanya dg hitungan jam,  menit bahkan detik, maka tidak bisa kita bayangkan, bagaimana mudahnya al-Quran terlepas dari diri kita. Kita hanya perlu komitmen dan istiqomah menjaganya. Jangan sampai kita meningga...

Pentingkah Ijazah?

Pentingkah Ijazah?  Imam Qori Haruskah kita mengatakan iya? Bahwa yg sekolah dan yg kuliah itu agar memperolah ijazah? Tidak bisa kita pungkiri..  Memang iya agar memperoleh ijazah. Tapi, seandanya kita ditanya, ngapain sekolah dan kuliah?  Jawaban yg pasti adalah "mencari ilmu". Ada yg mau jawab agar memperoleh ijazah?.  Pasti gengsi atau malu..  Masak iya kuliah hanya cari ijazah.. Tapi nyatanya memang iya..  Sekolah dan kuliah ujung ujungnya hanya ijazah yg kita nantikan.  Tanpa ijazah, seakan kita tidak pernah sekolah atau kuliah.. Mau sekolah atau mau kuliah tanpa ijazah mana bisa?  Mau mengajar...  Mau kerja... Mau berkarir... Mana bisa tanpa ijazah?. Katanya... Ternyata begitu pentingnya ijazah? Terkadang hanya karena ingin dapat ijazah yg hanya berupa kertas..  Berani melalukan apa saja..  Dan menghalalkan segala cara..  Bahkan cara cara yg tidak boleh sekalipun.. Apa istimewanya ijazah? Ijazah itu han...